pengasuh Widodo Cahyono Putro menyebutkan, kekalahan telak dari Arema Cronus, dan absennya sebanyak pemain pilar tidak bikin Sriwijaya FC meremehkan Persija Jakarta waktu ke-2 tim saling bentrok, Minggu (23/10).

Persija datang ke Palembang bermodalkan kekalahan 4-1 dari Arema. Persija tidak diperkuat Hong Son Hak dan Amarzukih yang melakukan sanksi akumulasi. akan tetapi kiper Andritany Ardhiyasa dan Syahroni dipanggil ikuti pemusatan latihan (TC) timnas indonesia di Sleman.

Biarpun seperti itu, Widodo tak mau terlena situasi yang dihadapi Persija. berbasickan dia, tim Macan Kemayoran ialah salah satu tim besar di indonesia, sehingga Sriwijaya FC harus tetap waspada.

“Walau kalah lawan Arema di kompetisi yg terlebih dahulu, itu tidak bisa menjadi patokan. Persija tetap tim besar, dan akan jadi musuh yang berat. Kami tetap harus waspada,” tegas Widodo.

“Absennya beberapa pemain juga tidak menyedikitkan kemampuan Persija, disebabkan mereka punya pemain bagus. Mereka juga punya pemain mengisahkan. Jadi saya kira itu tidak memberikan pengaruh.”

Widodo menambah, sekarang ini ia konsentrasi melakukan pengembalian mental bertanding anak asuhnya sesudah alami kekalahan menyesakkan dari PSM Makassar. Widodo mengharapkan pemain bisa bangkit di laga akhir pekan nanti.

“Kami harus bangkit, seluruh pemain saya harapkan bisa konsentrasi. Kami berusaha, memproduksi latihan yang menyenangkan, disebabkan kami ingin melakukan pengembalian mental pemain,” kata Widodo.