Walau harus rela melepas penjaga gawang utama, Jandia Eka Putra, ke Timnas indonesia yang tengah menjalani pemusatan latihan jelang uji coba menjumpai Vietnam, Minggu (9/10), pengasuh kepala Semen Padang, Nilmaizar, berterus terang tidak risau.

Masalahnya, Rivki Makodompit dibenarkan sudah berada pada situasi ideal Setelah cedera untuk mengganti peran Jandia. Hadirnya Rivki bikin Nilmaizar tetap bisa membuat turun starting eleven paling baiknya waktu mencoba Persela Lamongan, Sabtu (8/10/2016), di Stadion Gajayana, Malang.

Kuartet pemain belakang kebolehjadian besar ditempati Hengki Ardiles, Cassio de Jessus, Handi Ramdanm dan Novan Setya Sasongko. Sektor tengah dihuni Riko Simanjuntak, Lee Gil-Hoon, Rudi Doang, dan irsyad Maulana. akan tetapi lini depan akan ditempati Marcel Sacramento dan M. Nur iskandar.

tatkala pilihan lain, Semen Padang dapat juga memasukaan pemain asing yang lain, Muamer Svaraka, Selayak pengganti Rudi Doang di pertengahan babak.

prediksi starting eleven yang kebolehjadian diturunkan waktu mencoba tim mempunyai nama panggilan Laskar Joko Tingkir, kans Semen Padang memuluskan misi memetik keberhasilan menang kandang perdana terbuka lebar. bahkan yg terlebih dahulu tim Kabau Sirah memetik poin maksimum keberhasilan menang 3-0 waktu lakukan jamuan Bali United di Padang (3/10/2016).

“Harapan kami memang laga menjumpai Persela menjadi awal kebangkitan untuk membongkar hasil maksimum di kandang lawan keberhasilan menang. Kami mempunyai keyakinan bisa patahkan rekor jelek waktu bermain di luar kandang,” tutur Nilmaizar.

ia menambah tidak dipanggilnya irsyad Maulana ke TC Timnas, sedikit banyak menolong tim pada duel nanti. “Walau seperti itu saya yakin, pada kompetisi nanti irsyad bakal memberi bukti mutu sesungguhnya bahwa ia layak menguatkan timnas,” lanjut pengasuh asal payakumbuh itu.

Walau hingga sekarang ini Persela tetap berkutat pada posisi juru kunci, Nil menginstruksikan pada anak asuhnya untuk tidak menganggap remeh lawan. Persela berbasickan dia akan menjadikan laga menjumpai Semen Padang Selayak awal kebangkitan untuk berpindah tempat dari posisi buncit.

“Mereka tentu tak ingin malu. Karenanya, jangan menganggap lawan mudah untuk dikalahkan. Kami amat menghargai Persela, untuk itu kami konsentrasi pada kompetisi nanti,” tegas Nil.