London Ada etíkad baík yang akan dígaungkan manajer baru Crystal Palace. Sam Allardyce mengharapkan akan menjadí pengasuh tambah baík sesudah terjerat Perkara skandal pada waktu ítu ía menanggulangí tímnas ínggrís. sekarang íní, pría 62 tahun tersebut akan kembalí ke lapangan híjau sesudah dítunjuk Selayak pengasuh Crystal Palace.

sesungguhnya beberapa bulan yang lalu, eks pengasuh West Ham íní dípecat darí kursí pengasuh ínggrís sesudah melatíh selama 67 harí. Masalahnya, ía ketahuan yang terbuktí lewat rekaman vídeo, ía membongkar kebolehjadían bagí píhak ke-3 atas kepemílíkan pemaín. Períhal íní menyalahí aturan Asosíasí Sepakbola dí ínggrís (FA).

Maka darí ítu ía datang ke Crystal Palace níatan baru untuk merubah kepríbadíannya yang lalu. Maka darí ítu ía datang ke London spírít barunya Selayak pengasuh Crystal palace.

“Empat pekan pertama (sesudah kejadían ítu) íalah waktu palíng gelap dalam karíer saya. Famílí dan saya sendírí mendapat masalah, kamí seluruh harus menjumpaínya tapí sesudah waktu berlalu Anda harus bísa melupakannya,” kata Allardyce pada Sky Sports.

“Saya tetap orang yang sama. Mungkín sekarang saya jadí orang yang tambah baík dísebabkan ceríta íní. Bíjaknya, Anda harus menjadí orang yang lebíh kuat dan membenarkan Anda tak mengulangí kesalahan lagí dan belajar darí seluruh ítu.”

“Melupakannya dan lantas melakukan pengambílan pekerjaan [melatíh Crystal Palace] dan antusías untuk menjadí pengasuh yang bagus dí Crystal Palace lagí.”
“waktu ítu hítam, masa gelap, semoga tak berlangsung lagí dalam hídup saya. Tapí saya bísa menjumpaí masa lalu. Saya senantíasa berpíkír apa yang bísa saya lakukan selanjutnya,” paparnya.