Kapten Madura United, Fabiano Beltrame melihat ada pertanda baik yang beri dukungan timnya untuk menggapai gelar Torabika Soccer Championship 2016 presented by iM3 Ooredoo. Perihal ini sesudah Arema Cronus meneguk kekalahan 0-1 dari Perseru Serui dan Persipura takluk 0-2 dari Persib Bandung.

Fabiano merasa Tuhan Yang Maha Esa tetap memberikan jalan bagi Laskar Sape Kerrab untuk menggapai mahkota juara di akhir musim. Maklum, Arema mempunyai peluang menjauh dari Madura United jika berhasil menggapai keberhasilan menang di kandang Perseru. akan tetapi alih-aih menang, mereka justru tumbang.

Hal yang sama dihadapi Persipura waktu singgah ke markas Persib Bandung. Tim mempunyai nama panggilan Mutiara Hitam itu mempunyai peluang menyalip perolehan poin Madura United dan Arema jika menang atas Persib. akan tetapi, tim buatan Angel Alfredo Vera itu justru kalah 0-2 dari tuan Tempat Tinggal.

Hasil ini bikin Madura United yang lebih dahulu kalah 0-1 dari PSM bisa bernafas lega. Masalahnya, gagalnya dua rivalnya itu, tim polesan Gomes de Oliveira itu tetap bertengger di urutan ke-2 klasemen tatkala koleksi poin yang sama juga Arema Cronus yang berada di peringkat pertama. akan tetapi Persipura tetap berada di posisi ke-3 mengantongi 50 poin.

“Siapa yang tidak was-was. Kami bertanding lebih dahulu ketimbang Persipura dan Arema. Persipura main Persib memang cuma selisih jam, tapi mereka bisa mengintip hasil kami. seperti itu juga Arema yang baru berkompetisi keesokan harinya,’ tutur Fabiano.

Maka itulah, Fabiano kembali memberi ingatan rekan setimnya agar menjaga semangat dalam enam laga selanjutnyanya. ia pun memohon seluruh pemain melupakan kekalahan menyedihkan dari PSM. Betapa tidak, pada kompetisi itu Madura United mempunyai peluang membawa pulang satu poin disebabkan hingga menit ke-90 skor tetap 0-0. Sayang, memasuki tambahan waktu malapetaka datang, mereka pun harus menyerah 0-1 dari tuan Tempat Tinggal.

“Saya minta mereka tidak melakukan suatu gerakan atau diam meratapi kekalahan itu. Kami harus yakin bisa bangkit di enam laga tersisa. Kami dapat juga jadi pemenang seluruh kompetisi itu,” katanya.

Sembari mengharapkan tiga pesaingnya, Arema Cronus, Persipura dan Bhayangkara FC Tergelincir, Madura United memang harus tancap gas. Upaya lebih keras harus mereka lakukan agar mahkota juara aman dalam genggaman.