Hujan kartu kuning waktu bikin kalah Persela Lamongan, membawa konsekuensi kurang berguna bagi Arema Cronus. Melawan ke Papua untuk bertemu Perseru Serui akhir pekan nanti, kemampuan Arema digerogoti akumulasi kartu kuning.

Tiga pemain yang harus melupakan laga di Serui ialah Esteban Vizcarra, Goran Gancev, serta Ferry Aman Saragih. Hilangnya tiga pemain sudah pasti memperberat langkah Singo Edan untuk melanjutkan episode positif sekalian menjaga posisi puncak.

Uniknya, pada waktu itu datang ke tanah Papua, Arema senantiasa kehilangan salah satu bek tengah. yg terlebih dahulu waktu bertanding ke kandang Persipura Jayapura, tim pujaan Aremania tidak bisa memainkan Hamka Hamzah alasan identik.

pengasuh Milomir Seslija tidak dapat berbuat untuk tidak menampakkan kekecewaannya disebabkan kartu kuning yang diterima pemainnya di laga kontra Persela dimaksud tidak pada tempatnya. “Ada kartu kuning yang semestinya tak diberikan wasit, salah satunya Esteban (Vizcarra),” katanya, Selasa (8/11/2016).

“seluruh tim tentu tidak mau kehilangan pemain di waktu-waktu mutlak, bahkan kehilangan kian lebih satu pemain. Sekarang kami harus memikirkan skenario lain pemain yang tersedia. Semoga Arema tetap bisa stabil dan menggapai hasil maksimum,” bebernya.

Esteban Vizcarra sendiri amat menyesal tidak bisa ikut ke Serui disebabkan kartu kuning yang diterimanya di laga kontra Persela. Dia tetap mempertanyakan ketetapan wasit, disebabkan merasa pelbiaya yang dia lakukan tidak beresiko dan tak layak mendapat kartu.

“Saya sudah mengetahuinya yg terlebih dahulu bahwa saya akan terkena akumulasi kalau mendapat kartu kuning. Dan saya berhati-hati dalam melakukan pelbiaya. Tapi terbukti saya tetap terkena kartu kuning juga untuk pelbiaya biasa,” tutur Esteban.

Esteban pun kini cuma bisa memberilan dukungan dan doa, harapan Arema tidak kehilangan angka di kandang Perseru Serui. Dia mempunyai keyakinan teman-temannya mampu menjaga penampilan dan terus mendulang angka maksimum.

Pada perjumpaan di putaran pertama silam, Perseru dicekoki tiga gol tanpa balas pada waktu itu bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang. Tapi keberhasilan menang mudah itu diprediksi tak akan terulang amat gampang pada waktu itu bermain di Stadion Marora.