Pemain naturalisasi, Jhonny atau John van Beukering kebolehjadian menguatkan Club di indonesia. kebolehjadian ini layaknya yang dihinggakan saudaranya, Dennis van Beukering.

ini diutarakan sesudah Jhon van Beukering lama tak terdengar. Pada Januari 2014, Jhon van Beukering menjadi bhsn di indonesia berusaha untuk menjadi sejajar atau menyalip temuan pohon ganja di Tempat Tinggalnya.

Polisi mendapatkan pohon ganja pada Desember 2013. akan tetapi, Jhon van Beukering membatah mengetahui atau sengaja bercocok tanam ganja disebabkan Tempat Tinggalnya sedang disewakan.

Jhon van Beukering sesudah itu diketahui menjadi pengasuh Club Divisi C1, SC Veluwezoom. ia kena masalah lagi disebabkan keributan dan diberitakan melakukan pemukulan.

Oleh Komisi Disiplin KNVB, Jhon van Beukering dijatuhi hukuman selama satu tahun pada Oktober 2015. disamping itu, Jhon van Beukering diberitakan menolong saudaranya di Arnhemse Fusie Club (AFC) Arnhem.

“Jhon punya kemauan untuk tampil lagi. Jhon alami kesusahan dalam pengasuhan dan akan fit dalam beberapa bulan mendatang,” kata Dennis van Beukering diambil dari de Gelderlander.

“Kami sudah melakukan komunikasi Club di indonesia. Pada bulan Desember, kami akan pergi ke sana,” tambah Dennis van Beukering.

Jhon van Beukering dimaksud bisa saja batal ke indonesia jika ada Club ahli Belanda yang tertarik.

“Jelas ia ialah striker mengisahkan yang senantiasa bikin gol. Tapi sekarang yang paling utama ialah membenarkan ia kembali fit layaknya biasa,” tutur Dennis van Beukering.

Jhon van Beukering makin dikenal di indonesia sesudah dipanggil gabung ke timnas indonesia jelang Piala AFF 2012. Kebentuk rupanya di timnas membuat kejutan disebabkan postur gendut, yang tidak sejalan atlet sepakbola ahli.

Sebutan Jhon van ‘Burger King’ pun nampak. Striker yang pernah lakukan belaan Vitesse, Feyenoord, itu melakukan debut resminya timnas indonesia di laga melawan Timor Leste di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, November 2012, di mana bikin assist untuk gol yang dicetak Bambang Pamungkas.

sesudah Piala AFF 2012 rampung, pemain yang lakukan belaan Pelita Jaya pada 2011-2012 itu tak menarik perhatian Club indonesia dan selanjutnya pulang ke Belanda.