Milan pengasuh inter Milan, Frank de Boer kecewa berat kekalahan timnya atas Cagliari akhir pekan yang lalu.

Pada kompetisi tersebut, inter Milan mampu unggul lebih dahulu lewat gol Joao Mario. akan tetapi usai kelebihan itu, Nerazzurri dinilai De Boer tampil amat jelek.

oleh karena itu, tim tamu Cagliari selanjutnya mampu memutarbalikkan skor lewat gol Federico Melchiorri dan gol bunuh diri dari Samir Handanovic.

“Kami mempunyai tambah banyak ruang sesudah unggul 1-0. Tapi kami lupa caranya bermain sepakbola,” tutur De Boer kecewa.

“itulah masalahnya untuk sekarang ini. Babak pertama cukup baik dan kami mampu mengirim banyak umpan ke kotak penalti. Tapi kami perlu menambah diri di dalam kotak penalti lawan,” tandasnya.

Dalam kompetisi tersebut, permainan babak pertama bisa dinilai monoton dan membosankan. Walaupun umpan silang yang menjadi taktik andalan inter sempat membahayakan gawang Cagliari.

Pada babak ke-2, spesialnya sesudah inter mampu unggul permainan menjadi berpindah tempat atraktif. Tapi bukan dari pihak tamu yang ingin menambah gol, justru tim tamu yang berhasrat membuat sesuatu gol agar tidak pulang tangan hampa.

perihal tersebut berlangsung disebabkan blunder yang dikerjakan tim tuan Tempat Tinggal yang seakan akan lupa bahwa kompetisi belum selesai. Celah itu difungsikan Cagliari untuk membuat sesuatu gol bahkan membalik kedudukan.

Walaupun gol ke-2 Cagliari berbau kebernasib baikan disebabkan blunder dari kiper mereka Samir Handanovic, menang tetaplah menang. Dan kompetisi tempo hari sungguh membuat malu bagi anak buah Frank De Boer.