cerita-telanjang-dengan-p-arifinCerita Telanjang Dengan P. Arifin

Cerita Dewasa Aku cuma bisa menggeliat pasrah di bawah tindihan Suwito, yang penuh semangat menggenjotku sepuas puasnya. Pak Arifin tetap memainkan rambutku, yang berbasickan dia amat indah. Datang Datang aku mempunyai ingatan penis Wawan yang pasti tetap belepotan sperma yang bergugus-gugus cairan cintaku. Entah apa yang menyorongku, tapi aku nyaris tidak dapat sangat percaya bahwa itu ialah nada/suaraku sendiri pada waktu itu aku memanggil Wawan, Wan, sini aku oralin bentar.

Wawan yang sedang duduk di lantai beristirahat, sudah pasti tak perlu kuminta 2 x 1, ia langsung bangkit mendekatiku dan menyodorkan penisnya untuk kuoral, dan tanpa malu malu aku memegang penis yang sudah mengendur itu, kukulum kulum dan kuseruput hingga pipiku terlihat kempot, hingga tak ada sperma yang tersisa, tatkala Wawan melenguh lenguh keenakan. Benar benar edan! Bagaimana mungkin aku bisa seliar ini? Bahkan aku merasa sperma itu seperti itu enak dan gurih, apakah ini disebabkan aku mulai ketagihan minum sperma?

Mungkin saja, disebabkan kini aku sudah tak sabar lagi menanti Suwito orgasme, disebabkan aku ingin langsung melakukan jilatani dan menyedot sperma lagi. Maka sesudah penis Wawan selesai kuoral hingga bersih, aku langsung menggerakkan pinggulku memapak tusukan demi tusukan Suwito, dan benar saja, tak hingga 10 menit Suwito sudah menggeram. ingin aku memohonnya keluar di mulutku, akan tetapi aku takut dinilai tidak adil disebabkan tadi Wawan sudah keluar di dalam. Cerita Telanjang Dengan P. Arifin