cerita-tante-bugil-di-ruang-ber-acCerita Tante Bugil Di Ruang Ber AC

Cerita Dewasa Sudahlah.! Kalau kamu bersedia nanti saya kasih tambahan uang, lagipula nggak enak menangkis tamu-tamu bos.. tuturnya sembari terus membujukku. Oke.. Tapi kalau saya kalah terus bagaimana? tanyaku pada mereka.

Tenang aja, kamu cuma lepas baju aja kok! Kami janji nggak akan berbuat macam macam..! seru orang yang berada paling dekat ku. Baik.. Tapi janji.. tak akan macam macam! jawabku membenarkan perkataan mereka, tatkala Mita langsung berjalan mengnyarisiku. Lu udah gila apa Len..! Gua nggak setuju! serunya nada marah.

Tenang aja Mita, elu duduk aja di sana, nungguin gua..! Oke? tuturku sembari menunjuk ke arah sofa yang berada di pojok ruangan. Tapi Len? tutur Mita muka ketakutan. Udah, nggak apa-apa, elu nggak perlu takut.. sanggahku sembari tersenyum menenangkan hatinya, selanjutnya Mita pun berjalan dan duduk di sofa tersebut.

Sudah 5 game berjalan, aku menang 2 x 1 dan kalah tiga kali, bikin aku harus meninggalkan jaket, blouse dan celana panjang yang kukenakan hingga waktu itu cuma tersisa bra dan celana dalam saja yang tetap melekat di tubuhku. Jangan hingga kalah lagi, tuturku dalam hati, 2 x 1 lagi aku kalah, maka aku akan betul-betul bugil. Pikiranku mulai panik, tatkala di pojok ruangan, Mita sudah tampak mulai resah melihat situasi ku.

Tapi naas, Udara dingin dari AC di ruangan tersebut bikin aku sukar untuk berkonsentrasi sehingga aku kembali kalah pada game keenam, bikin mereka langsung bersorak riuh, memohonku untuk langsung meninggalkan bra yang kukenakan. Aku sudah nyaris menangis waktu itu, tapi mereka terus memaksaku, maka perasaan berat dan malu, selanjutnya kulepaskan juga bra yang melekat di tubuhku, bikin buah dadaku langsung menjadi naik dan terbuka di hadapan mata mereka yang tampak melotot waktu memandang tubuh telanjangku. Cerita Tante Bugil Di Ruang Ber AC

Pencarian Konten: