cerita-tante-bermulut-seksualCerita Tante Bermulut Seksual

Cerita Dewasa Saya mengantar hingga didalam kamarnya di lantai 7, saya sempat beristirahat sebentar di sofanya. Dia bangun dan mengnyarisi saya untuk mengucapkan terima kasih dan selamat malam, tetapi tubuhnya jatuh didalam pelukan saya, sehingga nafsu saya untuk meng’anu’nya mulai bangkit.

Saya ciumi dari kening, mata, hidung hingga mulut sensualnya. Disambutnya ciuman saya permainan lidahnya yang sudah ahli. Lama kami berciuman dan saya mulai meremas buah dwujudnya yang agak kenyal, lalu saya buka resleting bajunya. lantas saya susupkan tangan saya didalam BH-nya untuk meremas buah dwujudnya lagi dan memainkan putingnya sembari terus berciuman.

Satu persatu bajunya jatuh ke lantai, BH, CD, tapi kami tetap berciuman. Tangan saya tidak tinggal diam, meremas diatas, sesekali memainkan puting dan meraba serta memainkan tangan saya di bagian alat vitalnya. Oi.. bulu alat vitalnya yang menggoda. Sungguh terlihat amat lezat waktu itu. Liang persetubuhannya telah banjir akibat otot kewanitaannya melontarkan cairan disebabkan rangsangan dari saya. Tangannya mulai membongkar satu persatu pakaian saya hingga kami berdua telanjang bulat. Cerita Tante Bermulut Seksual