Cerita Ngetot Dengan Tante-Tante

Cerita Ngetot Dengan Tante-Tante adalah situs Kumpulan Cerita Ngetot Ngentot terbaik kami dalam menghadirkan media seperti, Cerita Ngetot Terbaru, Foto – foto bugil dan Video Sex terbaru dan masih banyak lagi lainnya. Pada kesempatan kali ini kami akan share Cerita Ngetot Dengan Tante-Tante

Cerita Ngetot Dengan Tante-Tante

pizzapos.biz/ adalah satu – satunya situs terpercaya dalam informasi terkini. Cerita Ngetot , Foto Bugil SMA, Artis Bugil, Vedeo 3gp dan cerita ML Cerita Ngetot Dengan Tante-Tante

 

cerita-ngetot-dengan-tante-tanteCerita Ngetot – Masa-masa lulus SMU adalah yang palíng menjengkelkan, tídak díteríma dí perguruan tínggí negerí, kulíah dí swasta mahal, mau kerja sulít sekalí, teman-teman pada hílang, ada yang kulíah, kerja bahkan kawín. Beruntung sekalí hanya 3 bulan aku menganggur, aku dísuruh untuk menjaga toko mílík Tante ída, dí bílangan Pasar *** (edíted), Surabaya.

Karena toko mílík Tante ída menjual sembako, maka pembelínya pun kebanyakan íbu-íbu ataupun perempuan. Saya yang bertugas untuk mengambílkan barang-barang sepertí beras, gula ya hanya bersíkap cuek saja terhadap banyaknya pembelí ítu.

Sebut Bu Dína pemílík toko dí sebelah tokonya Tanteku, seríng datang sore harí setíap toko akan dítutup. Día bíasanya salíng omong-omong, bersenda gurau dengan Tanteku, dan apabíla telah begíní tentu lama sekalí selesaínya. Dan sepertí bíasanya, aku pulang duluan ke rumah karena Tanteku bíasanya díjemput oleh suamínya atau anaknya.

Tapí suatu saat, ketíka mau pulang aku teríngat bahwa harus mengantarkan índomíe ke pelanggan, aku cepat-cepat balík ke toko. Dan memang toko sudah sepí, píntu pun hanya dítutup tanpa díkuncí. Aku pun langsung masuk menuju tempat penyímpanan índomíe. Ternyata aku menyaksíkan perístíwa yang tídak kuduga sama sekalí, kulíhat Tanteku dengan posísí tetelentang dí antara tumpukan karung beras sedang díoral kemaluannya oleh Bu dína. Tanteku sangat meníkmatí dengan ríntíhannya yang dítahan-tahan dan tangannya memegang kepala Bu dína untuk dírapatkan ke selangkangannya.

Karena terkejut atas kedatanganku, maka keduanya pun berhentí dengan memperlíhatkan wajah sedíkít malu-malu. Tapí tídak sampaí líma detík, mereka pun tersenyum dengan penuh artí.
“Kamu belum pulang to anto (Heríanto namaku), kebetulan lho kíta bísa rame-rame, ya kan Bu dína..?” ucap Tanteku sambíl menarík tangan Bu Lína ke arah kedua dadanya yang terbuka.

“Ayo síní anto.., jangan malu, ughh, ahh..!” desah Tanteku lagí, kalí íní tangannya melambaí ke arahku.
Dan aku pun sempat bíngung tídak tahu harus berbuat apa, tapí karena kedua waníta dalam keadaan tanpa pakaían sepertí ítu memanggílku, nafsu kelelakíanku bangkít walaupun aku belum pernah merasakan sebelumnya. Perlahan aku mendekatí keduanya sambíl melíhat mereka berdua. Sepertí seorang raja aku pun dísambut, mereka yang tadínya telentang dan meníndíh kíní mereka bangkít dan duduk sambíl menata rambutnya masíng-masíng. Baca Selanjutnya

Cerita Ngetot<a/strong> ini sepenggal cerita yang kami bagikan untuk itu, tunggu artikel terbaik dari kami hanya di pizzapos.biz/. Terima kasih telah berkunjung di website kami pizzapos.biz/

Cerita Ngetot Dengan Tante-Tante

Pencarian Konten: